Wiku Adisasmito Pastikan Tak Ada Vaksin yang Sudah Kedaluwarsa - TRIANGULAR

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot

Thursday, March 18, 2021

Wiku Adisasmito Pastikan Tak Ada Vaksin yang Sudah Kedaluwarsa

 

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito, sumber foto: Istimewa


Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menegaskan, belum ada satupun vaksin COVID-19 yang disuntikkan ke masyarakat yang sudah kedaluwarsa.


Hal tersebut disampaikan Wiku menanggapi informasi yang beredar di masyarakat bahwa vaksin CoronoVac buatan Sinovac Biotech akan habis masa berlakunya pada tanggal 25 Maret 2021.


“Vaksin yang akan mendekati masa habis pakainya yakni vaksin CoronaVac pengiriman batch pertama siap pakai telah didistribusikan sejak Januari lalu, dan diberikan dalam tahapan vaksinasi pertama kepada tenaga kesehatan dan kedua kepada petugas pelayanan publik, sehingga vaksin tersebut telah habis digunakan,” ucap Wiku di konferensi pers online dikutip dari kanal YouTube BNPB, Selasa (16/3/2021).


Masyarakat diimbau untuk tidak panik terkait informasi vaksin COVID-19 yang sudah kadaluarsa


Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan bersinergi untuk menyukseskan program vaksinasi COVID-19 guna menciptakan kekebalan kawanan atau herd immunity, agar Indonesia cepat keluar dari pandemi.


“Pemerintah memastikan produk yang diberikan kepada publik yang aman, halal, dan berkualitas,” kata Wiku.


Vaksin Sinovac yang akan kadaluarsa telah ludes


Secara terpisah, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, membenarkan adanya 1,2 juta dosis vaksin jadi dari Sinovac yang akan habis masa berlakunya pada 25 Maret 2021 dan 1,8 juta dosis yang berakhir pada Mei 2021, dipastikan habis terpakai. Vaksin tidak lagi tersedia di fasilitas kesehatan mana pun.


Vaksin yang diterima Indonesia dalam bentuk jadi dari Sinovac diberikan kepada petugas kesehatan pada tahap pertama vaksinasi, serta beberapa petugas layanan masyarakat pada awal vaksinasi tahap II.


“Kami pastikan bahwa vaksin Sinovac yang kita berikan saat ini merupakan produksi Bio Farma yang memiliki masa simpan masih cukup lama,” kata Nadia dalam jumpa pers online, Selasa (16/3/2021).


Ia juga mengatakan, pemerintah menjamin keamanan, kualitas, dan khasiat vaksin yang diberikan. Jadi, Nadia berharap masyarakat tidak perlu khawatir.


Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa tanggal yang tertera pada vaksin adalah umur simpan, bukan kadaluarsa


Terkait isu tiga juta dosis vaksin jadi dari Sinovac yang konon memasuki masa kadaluarsa pada Maret dan Mei 2021, Nadia menjelaskan, tanggal yang tertera adalah umur simpan, bukan kadaluwarsa seperti makanan.


Ia mengatakan, pihak Sinovac mengklaim masa simpan vaksin tersebut hingga tiga tahun. Namun dalam proses penerbitan izin penggunaan darurat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memperpendek umur simpan dengan mengacu pada data stabilitas vaksin yang bertahan selama tiga bulan.


“Sehingga shelf life atau masa simpan yang dikeluarkan Badan POM ini adalah enam bulan untuk vaksin Sinovac atau dengan merk CoronaVac,” kata Nadia.


Menurut dia, keputusan tersebut diambil karena tidak mau merujuk pada klaim Sinovac. BPOM ingin memastikan bahwa vaksin yang diberikan kepada masyarakat stabil atau tetap terjaga kemanjurannya.

Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot