Begini 3 Cara Bangkitkan UMKM Indonesia Versi Gubernur BI - TRIANGULAR

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot

Saturday, March 6, 2021

Begini 3 Cara Bangkitkan UMKM Indonesia Versi Gubernur BI

 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, sumber foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari


Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, ada tiga hal yang dilakukan pihaknya untuk mendukung ekonomi kreatif Indonesia, terutama pada masa pemulihan di tengah pandemi COVID-19.


Adapun fokus dukungan BI terhadap ekonomi kreatif adalah Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM.


“Ini (kegiatan Karya Kreatif Indonesia) merupakan wujud komitmen Bank Indonesia untuk mendukung penuh UMKM karena kami yakin UMKM adalah salah satu pilar sangat penting untuk ekonomi Indonesia,” dalam Pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi 1 secara virtual, Rabu (3/3/2021).


1. Memperluas jangkauan QRIS


Langkah pertama yang diambil BI untuk mendukung UMKM adalah memperluas jangkauan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Ini juga cara BI agar UMKM mudah bertransformasi secara digital.


“Kami terus memperkuat memperluas penggunaan QRIS dan terus kita gebrak di seluruh Indonesia,” kata Perry.


Untuk itu BI, kata Perry, mengerahkan seluruh kemampuannya termasuk 46 kantor BI regional, perbankan, asosiasi sistem pembiayaan, fintech, dan juga marketplace untuk terus menggiatkan penggunaan QRIS.


Selain itu, pameran KKI Seri 1 yang bertema Eksotisme Lombok diharapkan mampu mendorong penggunaan QRIS di berbagai UMKM. Tak heran, Perry yakin target 12 juta merchant yang menggunakan QRIS bisa tercapai tahun ini.


“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan dapat 12 juta dan kami terus perbaiki fitur-fitur dalam QRIS ini untuk mengakomodir kebutuhan tanpa tatap muka termasuk juga untuk tarik tunai, setor dan transfer,” jelasnya.


2. Penyediaan e-katalog


Upaya BI dalam mendukung UMKM untuk tumbuh dan bertransformasi secara digital melalui fasilitas e-katalog.


Hal itu atas arahan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, yang menilai produk UMKM perlu dipajang secara virtual agar bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19.


“Sesuai arahan Pak Menko kami mengunggah (produk) UMKM kami ini ke dalam platform digital berupa e-katalog baik produk-produknya UMKM yang dikelola olek Bank Indonesia maupun dari Pemda yang sudah kami kurasi bersama,” Perry menjelaskan.


3. Sinergi dengan kementerian dan lembaga


Langkah ketiga yang dilakukan BI adalah bersinergi dengan kementerian dan lembaga terkait seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan pemerintah daerah.


“Kami terus melakukan berbagai sinergi karena kami tahu bahwa sukses UMKM adalah atas dasar kolaborasi dari sinergi bersama,” ujar Perry.


Oleh karena itu, Perry meminta kepada seluruh jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Luhut Binsar Pandjaitan dan Sandiaga Uno untuk berbelanja bersamanya seara virtual di Pameran KKI Seri 1 Eksotisme Lombok.


“Akhirnya Gubernur BI dengan sengaja hari ini langsung meminta ayo belanja belanja belanja seperti itu ya Pak Menko, Pak Sandiaga, Pak Gubernur NTB, Pak Johnny, Pak Teten,” ucapnya.


Dalam pameran tersebut, Perry membeli satu set perhiasan emas dan mutiara dari salah satu UMKM di Lombok. Sementara itu, Luhut dan Sandiaga membeli beberapa helai kain tenun khas Nusa Tenggara Barat (NTB).


Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online



No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot