Presiden Jokowi Terbang ke NTT Tinjau Lokasi Bencana - TRIANGULAR

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot

Saturday, April 10, 2021

Presiden Jokowi Terbang ke NTT Tinjau Lokasi Bencana

 

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo memasuki pesawat kepresidenan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (1/10/2020)


Presiden Joko Widodo "Jokowi" berangkat ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (9/4/2021) pagi. Rencananya, Jokowi akan meninjau lokasi-lokasi yang terkena banjir bandang dan longsor.


"Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Frans Seda, Kabupaten Sikka," tulis keterangan dari Sekretariat Presiden, Jumat (9/4/2021).


Jokowi berangkat ke NTT didampingi Menteri Basuki Hadimuldjono dan Pramono Anung


Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan ke NTT antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.


Kemudian, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.


Jokowi menyalurkan bantuan presiden kepada korban bencana


Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengerahkan pasukan TNI untuk mengangkut dan mendistribusikan bantuan presiden. Pada Selasa, 6 April 2021, bantuan presiden tahap pertama sebanyak 5.000 paket sembako diberangkatkan, sebagian diangkut menggunakan Hercules TNI AU dan sisanya oleh Kapal Perang TNI AL ke lokasi bencana.


Tercatat 3.500 paket sembako telah tiba di Kabupaten Adonara dan Lembata. Bantuan langsung disalurkan kepada warga terdampak bencana. Kemudian, sebanyak 10.000 sembako dari presiden segera diberangkatkan, namun menunggu kesiapan alat transportasi.


Selain ke NTT, Jokowi juga mengirimkan 13.000 paket sembako ke wilayah terdampak bencana di Kabupaten Bima, Provinsi NTB.


Gubernur NTT telah menetapkan status tanggap darurat


Seperti diketahui, Kota Kupang dan 21 kabupaten di Provinsi NTT dilanda sejumlah bencana akibat siklon tropis Seroja mulai 2 April hingga 5 April 2021. Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan status tanggap darurat mulai 6 April hingga 5 Mei 2021.


Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Rabu, 7 April 2021 pukul 20.00 WIB, korban tewas akibat banjir bandang dan longsor di NTT sebanyak 138 orang.


"Total korban meninggal yang telah ditemukan jasadnya mencapai 138 orang, sementara 61 orang hilang," kata Kepala BNPB Doni Monardo, dalam jumpa pers virtual, Rabu.

Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot