Sumber : Istimewa
OMNIA SLOT - Tahun 2000, jagat musik Tanah Air kedatangan satu pendatang baru bernama Andien. Kini, 21 tahun kemudian, penyanyi yang dulu melantunkan lagu berjudul My Funny Valentine di usianya yang masih belasan tahun, sukses mempertahankan eksistensinya di industri hiburan Indonesia.
Untuk memperingati pencapaiannya yang tak mudah itu, Andien mempersembahkan karya terbarunya yang berjudul Selamat Jalan Kekasihku. Terdapat sejumlah keistimewaan dalam lagu barunya itu.
Pertama, karena lagu Selamat Jalan Kekasihku adalah ciptaan almarhum Elfa Secioria. Perlu diketahui, Elfa Secioria adalah produser musik pertama Andien.
Dalam rilisan baru ini, lagu berjudul Selamat Jalan Kekasihku ini diaransemen ulang oleh Ifa Fachir.
"Lagu ini sangat personal untukku dan aku ingin cerita lagu ini dapat diterima oleh pendengar," tutur Andien dalam keterangan tertulisnya, pada Jumat 28 Mei 2021.
Tak hanya itu, lagu Selamat Jalan Kekasihku diangkat dalam bentuk film pendek musik dengan judul sama dan disutradarai oleh Tompi. Andien ikut ambil bagian sebagai produser dan terlibat penuh dalam proses kreatif film pendek tersebut. Cerita film pendek Selamat Jalan Kekasihku ditulis oleh R. Kenyasentana yang juga merupakan co-writer buku berjudul Belahan Jantungku.
"Menurutku Tompi adalah seorang storyteller andal yang bisa mengelaborasikan makna lagu 'Selamat Jalan Kekasihku' ke dalam bentuk baru," kata Andien dalam mengungkap alasannya bekerja sama dengan Tompi.
Sementara Tompi angkat topi untuk karya terbaru dari Andien.
"Selamat Jalan Kekasihku sebuah angin segar dalam karya Andien, secara musik ini sangat berbeda dari karya sebelumnya," beri tahu Tompi.
"Menurut gue, Andien musisi yang konsisten memberikan sesuatu yang baru dalam karyanya. Ini kesempatan kolaborasi karya yang menyenangkan buat gue. Gue jadi bisa memberikan energi tambahan buat dia dengan konsep visual yang gue ciptakan," bebernya.
Melalui lagu dan film pendek musik Selamat Jalan Kekasihku, Andien mengajak para penonton untuk lebih memaknai waktu yang dimiliki saat ini. Karena manusia sering terjebak dalam masa lalu dan terlalu mengkhawatirkan masa depan, sehingga melewatkan banyak kejadian di masa kini.
Sementara film pendek musiknya, menceritakan tentang hubungan sebuah keluarga yang tidak selamanya penuh tawa dan kebahagiaan.



No comments:
Post a Comment