Ilustrasi, sumber foto: pexels.com/Ana Francisconi
Mampu memiliki kesamaan dengan teman memang menyenangkan, terutama jika kalian berdua sama-sama sukses dalam hidup dan karier. Tapi bukan berarti ada batasan untuk menjadi lebih sukses daripada teman, lho. Entah itu kamu yang sukses sebelum sahabatmu, atau hidupmu lebih sukses dari sahabatmu.
Kamu tidak perlu merasa bersalah dan malu karenanya, mengapa? Beberapa alasan di bawah ini akan menjelaskannya secara logis, jadi pahami baik-baik.
1. Setiap orang memiliki waktu dan tingkat kesuksesannya sendiri-sendiri
Jika memang kamu bisa sukses lebih cepat atau bahkan lebih sukses dari teman-temanmu, maka kamu tidak perlu merasa bersalah, karena pada dasarnya setiap orang memiliki waktu dan tingkat kesuksesannya masing-masing. Jadi walaupun kamu sukses dulu tentu tidak apa-apa, karena cepat atau lambat jika dia mencoba maka sahabatmu juga akan sukses seperti kamu juga. Jadi jangan merasa malu atau merasa bersalah, ya.
2. Persahabatan yang suportif tidak akan saling iri
Kedua, jika pertemanan dilakukan dengan ikhlas, maka siapapun yang sukses lebih dulu tidak akan menjadi masalah. Padahal, teman harus saling mendukung dan tidak merasa iri dengan kesuksesan satu sama lain, bukan. Jadi kamu tidak perlu merasa bersalah tentang itu dengan kesuksesanmu, selama kalian tidak menjatuhkan satu sama lain dan mencapainya berkat usahamu sendiri maka tidak apa-apa.
3. Sebenarnya, kamu bisa menjadi seseorang yang dia andalkan, bukan?
Alih-alih merasa bersalah karena lebih sukses daripada teman, kamu harus bangga bahwa dirimu bisa menjadi seseorang yang bisa dia andalkan. Tidak ada yang salah dengan kesuksesanmu, dia juga harus merasa senang karenanya. Padahal, semakin sukses kamu bisa membantunya menjadi lebih sukses dan setara denganmu. Karena itulah indahnya persahabatan, bisa saling membantu dan mengandalkan dengan cara yang sehat.
4. Kesuksesanmu adalah hasil dari usahamu sendiri, jadi tidak perlu merasa bersalah
Pada dasarnya kesuksesanmu adalah hasil dari usaha dan kerja kerasmu sendiri, jadi kamu tidak perlu merasa bersalah jika lebih sukses daripada temanmu. Karena apa yang kamu dan dia perjuangkan berbeda, maka usaha, kerja keras dan ketekunan yang kamu lakukan juga harus berbeda. Ini normal dalam hidup, dan tidak ada yang salah dengan itu.
5. Bahkan, harga dirinya terluka saat kamu merasa bersalah
Lalu alasan terakhir adalah harga diri temanmu justru bisa terluka jika kamu merasa bersalah padahal kamu lebih sukses darinya. Karena kesannya seperti dia membatasimu pada kesuksesan, atau persahabatan yang terkesan tidak tulus. Jadi berbahagialah dengan kesuksesanmu, karena sahabatmu juga senang dengannya. Karena berteman bukanlah tentang kesetaraan, atau tingkat kesuksesan satu sama lain.
Intinya, jika kamu sukses dan lebih sukses dari teman, bersyukurlah dan berbahagialah, jangan merasa buruk dengan temanmu. Karena tidak ada yang salah dengan itu dan itu normal.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

No comments:
Post a Comment