Bermodalkan GeNose, Masjid Jogokariyan Tetap Laksanakan Sholat Tarawih Berjemaah - TRIANGULAR

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot

Wednesday, April 14, 2021

Bermodalkan GeNose, Masjid Jogokariyan Tetap Laksanakan Sholat Tarawih Berjemaah

 

Sumber foto: tribunnews.com


Masjid Jogokariyan di Mantrijeron, Kota Yogyakarta terus menggelar sholat tarawih berjamaah di tengah pandemi COVID-19.


Tak mau ketinggalan dengan munculnya kasus penularan virus Corona di tengah pelaksanaannya, pengurus masjid memberikan layanan pemeriksaan GeNose C19.


Khusus untuk warga di luar Jogokariyan


Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ustaz M Jazir mengatakan, layanan pemeriksaan GeNose diutamakan untuk warga di luar Kampung Jogokariyan.


"Kita ada tim kesehatan poliklinik masjid yang melakukan pemeriksaan. Kita layani jam 9 pagi sampai 4 sore," kata Jazir saat ditemui di Masjid Jogokariyan, Senin (12/4/2021) malam.


Jazir mengatakan, pemeriksaan diutamakan bagi jemaah luar karena masjid memiliki data warga Desa Jogokariyan.


Belum lama ini, pengurus masjid juga menggelar swab antigen massal untuk takmir dan warga desa, yang hasilnya bisa digunakan untuk keperluan pendataan.


“Orang luar (Jogokariyan) kalau mereka baru datang pertama kita layani cek suhu saja, kasihan kalau sampai di sini langsung ditolak. Hari berikutnya baru kita layani tes GeNose,” jelas Jazir.


Jemaah yang lulus tes mendapat kartu penanda


Mekanisme tesnya sendiri, terang Jazir, pada awalnya jemaah mendaftarkan diri sebelum mendapatkan nomor urut tes. Setelah itu mereka antri untuk uji nafas.


Usai tes, jemaah yang tidak terindikasi terpapar COVID-19 melalui pemeriksaan GeNose mendapat kartu penanda dan bisa melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid Jogokariyan. Namun, kawasan itu terpisah dari jemaah asli Kampung Jogokariyan.


"Kita tempatkan di lantai atas. Fasilitas seperti toilet juga kita pisah," kata Jazir.


Sementara itu, jemaah yang terindikasi terpapar COVID-19 disarankan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.


“Kalau warga kita otomatis kita tawarkan mau isolasi di rumah atau di tempat yang sudah disediakan pengurus lingkungan. Itu kebutuhannya juga kita cukupi,” tambah Jazir.


Hasil pemeriksaan GeNose di Masjid Jogokariyan diklaim lebih detail dengan menampilkan tingkat keterpaparan dan rekomendasi tindakan selanjutnya yang akan dilakukan.


“Ini tadi ada yang terindikasi (terpapar) tapi gak tahu jumlahnya berapa karena saya gak mantau sampai selesai,” sambungnya.


Tarif Rp. 15 ribu untuk satu kali tes


Soal tarif, pemeriksaan GeNose dipatok Rp. 15 ribu per tes untuk warga luar kampung. Sedangkan untuk warga Jogokariyan tidak dipungut biaya apapun.


“Itu kita masukkan ke infak masjid, hasilnya kita pakai untuk beli kantong plastik (penampung sampel napas) lagi,” kata Jazir.


Unit GeNose tersedia atas inisiasi para pengurus masjid. Dibeli dengan dana kas masjid juga. Mesin GeNose Masjid Jogokariyan dapat digunakan untuk memeriksa hingga seratus orang atau lebih. Tergantung ketersediaan kantong plastik untuk menampung sampel nafas.


"Kita juga sudah stok (HEPA) filter," tambahnya.


Jazir mengatakan pihak masjid sebenarnya bermaksud menambah dua unit GeNose lagi. Namun, mereka harus menunggu lama kedatangannya karena alat-alat yang dibuat oleh peneliti UGM masih dalam produksi yang terbatas.


"Ini kita dapat satu saja pesannya sudah tiga bulan lalu. Datangnya baru sepuluh hari lalu," kata Jazir.


Tarawih dengan prokes


Pelaksanaan shalat tarawih di Masjid Jogokariyan sendiri berjalan dengan khusyuk meski harus menyesuaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Termasuk pengenaan masker wajib untuk setiap jemaah, jarak untuk setiap pengaman, dan batasan kapasitas dari 1.300 untuk kapasitas maksimal hingga 700 orang.


Desinfeksi di setiap sudut bangunan masjid rutin dilakukan. Yakni, sepuluh kali sehari sebelum dan sesudah shalat lima waktu.


“Harapannya kita ingin Ramadan tetap bisa melaksanakan ibadah dengan baik, suasana semarak, dan aman,” ucapnya.

Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot