Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan setidaknya ada tiga hal yang bisa membuat kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia menjadi seperti India. Hal pertama, vaksinasi di dalam negeri masih rendah.
“(Kedua) Prokes sudah lepas semua, kita sudah mulai lupa, tapi belum kayak India. Dia kemarin acara keagamaan yang masuk Sungai Gangga uda puluhan ribuan orang, itu parah,” ujarnya dalam Forum Diskusi Bersama Menteri Kesehatan secara virtual, Minggu (18/4/2021).
Kasus COVID-19 varian B117 di Indonesia masih sedikit, masyarakat masih diminta waspada
Budi menjelaskan, hal ketiga yang bisa memperburuk kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia, yakni virus corona baru B117. Budi menuturkan, kasus COVID-19 varian B117 di Indonesia sudah banyak, sedangkan di Indonesia belum.
“Selama kita bisa jaga prokes terutama di hari keagamaan gak kumpul-kumpul mudah-mudahan gak sepeti itu, B117 kita masih sedikit, vaksinasi sama lah kita masih rendah,” ujarnya.
Lonjakan kasus di Eropa dan India karena varian B117
Budi mengatakan lonjakan kasus COVID-19 di Eropa dan India disebabkan varian B117 yang cepat menular. Untuk itu, Budi kembali menegaskan, masyarakat harus kembali berpegang pada protokol kesehatan, meski kasus harian semakin berkurang.
“Naiknya kenapa ini? Satu penyebabnya ini ada varian baru dari Inggris B117 yang memang sudah menjadi varian dominan di negara-negara tersebut, dan varian ini penularannya cepat. Kedua, ini yang saya takutkan udah kena turun (kasus) merasa ya sudah lah back to normal. Ketiga faktor vaksinasi,” ucapnya.
India melaporkan 200 ribu kasus COVID-19 dalam sehari
Per 15 April 2021, India melaporkan kenaikan harian tertinggi kasus COVID-19 dalam sehari, yakni 200.739 kasus positif. Otoritas kesehatan setempat bergulat dengan kekurangan tempat tidur dan krisis pasokan oksigen yang parah.
Di hari yang sama, angka kematian harian meningkat sebanyak 1.038 kasus, dengan total kematian mencapai 173.123. Akumulasi kasus positif di negara itu mencapai 14,1 juta, satu posisi di bawah Amerika Serikat (AS) dengan 31,4 juta kasus positif.
Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

No comments:
Post a Comment