7 Fakta Tentang Poliamori, Perasaan yang Libatkan Lebih dari 2 Orang - TRIANGULAR

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Your Ad Spot

Saturday, March 13, 2021

7 Fakta Tentang Poliamori, Perasaan yang Libatkan Lebih dari 2 Orang

 

Ilustrasi, sumber foto: i2-prod.mirror.co.uk


Orang mengekspresikan cinta dengan cara yang berbeda. Begitu juga dengan hubungan cinta, setiap pasangan memiliki cara masing-masing untuk menjalaninya. Ada yang memutuskan untuk mencintai satu orang sampai mati, ada yang mencintai lebih dari satu orang pada saat bersamaan. Karena itulah istilah poliamori kini mulai berkembang di masyarakat.


Banyak orang yang memperdebatkan hal ini. Bukan hanya karena bentrok dengan budaya, poliamori juga dianggap tabu karena terbiasa melihat hubungan cinta yang hanya melibatkan dua orang. Bukan tiga atau bahkan lebih. Untuk lebih mengenal poliamori, berikut fakta-fakta yang perlu kamu ketahui!


1. Poliamori bukanlah poligami atau hubungan terbuka


Tanpa kita sadari, ada banyak macam hubungan romantis di dunia ini. Poliamori adalah salah satunya. Banyak orang yang salah paham dengan hubungan ini dan menganggap bahwa poliamori sama dengan poligami dan hubungan terbuka.


Poliamori adalah hubungan non-monogami yang melibatkan hubungan emosional antara beberapa orang. Keputusan ini dibuat dengan persetujuan semua pihak yang terlibat. Berbeda dengan poligami yang hanya berpusat pada satu orang. Poliamori juga berbeda dari hubungan terbuka di mana pasangan utama memiliki kekasih lain berdasarkan kesepakatan.


2. Bagaimana cara kerja hubungan poliamori?


Misalnya, ada tiga orang yang terlibat dalam suatu hubungan. Poliamori akan terjadi jika masing-masing memiliki kepentingan satu sama lain, bukan hanya satu orang.


Setiap orang harus terbuka dan jujur ​​tentang perasaan. Tidak hanya itu, waktu dan perasaan yang dicurahkan untuk setiap orang juga harus seimbang.


3. Kecemburuan masih bisa muncul dalam hubungan


Meski dilakukan dengan kesepakatan semua pihak, kecemburuan juga akan muncul dengan sendirinya. Menjaga hubungan dengan satu orang saja sudah cukup sulit, terutama dengan dua orang atau lebih. Oleh karena itu, dalam hubungan ini tidak boleh ada rahasia atau memiliki lebih dari satu orang.


4. Ada beberapa alasan mengapa orang memilih poliamori


Dilansir dari Huffington Post, ada sejumlah alasan orang lebih memilih menjalani hubungan poliamori. Beberapa dari mereka mengakui bahwa cinta yang mereka miliki tidak cukup untuk dikhususkan hanya untuk satu orang.


Selain itu, ada pasangan poliamori yang memulai hubungan seksual tetapi akhirnya mengembangkan perasaan di antara mereka. Pemberontakan terhadap nilai agama, budaya, dan harapan keluarga juga menjadi alasan sebagian orang memilih poliamori.


5. Poliamori dianggap lebih sehat daripada monogami


Dilansir dari BBC, ada beberapa alasan mengapa poliamori dianggap sebagai hubungan yang lebih sehat. Pertama, penelitian menunjukkan bahwa pasangan poliamori mempertahankan persahabatan yang lebih kuat di luar hubungan cinta mereka daripada pasangan monogami. Dilansir dari The Cut, pasangan poliamori juga menunjukkan kepuasan, komitmen, dan kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan pasangan monogami.


6. Kepuasan yang tinggi disebabkan oleh komunikasi yang baik


Carrie Jenkins, penulis buku What Love Is and What It Could Be menjelaskan bahwa ada beberapa penjelasan yang relevan untuk tingkat kepuasan yang tinggi dalam hubungan poliamori. Ini karena mereka umumnya lebih memperhatikan hubungan yang mereka jalani.


“Mereka suka memikirkan dan membicarakan hubungan mereka. Itu hal yang baik dalam monogami, tapi menjadi kebutuhan dalam poliamori, ”kata Jenkins seperti dikutip The Cut.


7. Poliamori tidak lebih mudah dari monogami


Jika kamu mengira poliamori lebih mudah daripada monogami, kamu salah. Padahal, ada banyak tantangan yang akan kamu hadapi jika memutuskan untuk menjalaninya. Mulai dari pertentangan norma, nilai agama, budaya, hingga mendapatkan pandangan aneh dari orang lain.


Tak hanya dari luar, tantangan juga muncul dari hubungan internal. Pertama, setiap orang dalam hubungan memiliki ekspektasi sendiri-sendiri sehingga ada lebih banyak orang yang harus dipuaskan. Dilansir dari Psychology Today, semakin banyak orang yang terlibat dalam poliamori, semakin besar kemungkinannya untuk memiliki banyak pasangan. Hal ini membuat adaptasi menjadi lebih sulit.


Belum lagi masalah kecemburuan yang kerap muncul di antara pasangan. Seperti halnya hubungan pada umumnya yang memiliki banyak pasang surut, melalui poliamori tidak berarti kamu menghindari masalah. Pikirkan baik-baik sebelum memutuskan ya!

Situs Poker Online, Poker88, Agen Judi Poker Online

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot